Tahapan Proses Konstruksi Bambu
Kami memilih bambu konstruksi yang sudah memenuhi standar untuk dijadikan bahan konstruksi langsung dari hutan, sebagai wujud mempertahankan kualitas untuk semua customer kami.
Bambu yang sudah di tebang di hutan akan melewati tahapan proses treatment/pengawetan sehingga bebas dari hama rayap.
Ada beberapa metode cara pengawean diantaranya :
- Merebus bambu dengan air dicampur obat anti rayap dengan plat besi yang sudah didesain sesuai kebutuhan untuk merebus beberapa jenis bambu sesuai kebutuhan konstruksi.
- Kemudian cara selanjutnya merendam bambu selama 15 hari sehingga obat masuk ke dalam pori pori bambu.
- Kemudian cara lain dapat dilakukan dengan cara disuntik dengan air bercampur obat anti rayap.
Ketiga cara ini sudah biasa dilakukan untuk menjadikan bahan bambu siap digunakan sebagai konstruksi yang kuat dan kokoh dan bertahan puluhan tahun.
Beberapa jenis kebutuhan bambu konstruksi pendukung akan diolah terlebih dahulu seperti bahan untuk dinding dan atap dan gording, kemudian akan direndam atau direbus untuk mendapat kualitas yang sempurna untuk dijadikan bahan bangunan yang tahan lama.
Setelah beberapa kebutuhan yang diperlukan untuk membangun rumah bambu selesai diawetkan, kemudian di jemur beberapa hari untuk menurunkan kadar air dalam bambu.
Bambu konstruksi utama adalah bambu berukuran paling besar diantara bambu lainnya. Akan melewati tahapan pengeringan untuk menurunkan kadar air dalam bambu setelah melewati tahapan proses pengawetan.
Beberapa jenis bambu akan di proses sesuai dengan desain bangunan yang akan dikerjakan. Mulai dari bahan plapon dan lantai dinding.
Sebelum bambu dikeringkan terlebih dahulu dibersihkan dari kotoran yang menempel pada bambu sehingga nantinya mudah untuk di lakukan tahap finising dilokasi proyek.
Berikut ini adalah cara kami melakukan pengawetan bahan bambu. Memanaskan air bercampur anti rayap kemudian memasak dan merendamnya dalam air mendidih sehingga semua bahan bambu dapat bertahan lama bahkan sampai puluhan tahun.
Setelah bambu melewati tahapan proses pengawetan dan pengeringan selesai, kami dapat mengkreasikan bahan-bahan tersebut menjadi berbagai bahan pendukung diantaranya papan bambu yang memiliki ketebalan hingga 3-4cm.
Bambu yang baru diangkat dari perendaman akan berwarna coklat tua, kemudian akan berubah warna setelah kering menjadi kuning. Ada juga bambu yang berwarna asli hitam dan coklat.
Ini adalah beberapa jenis bambu yang dibutuhkan sebagai konstruksi dan bahan kerajinan bambu lainnya. Semua jenis bambu sudah melalui tahapan pengawean terlebih dahulu sebelum digunakan sebagai bahan bangunan rumah, villa, restoran dan lain lain.
Setelah bahan-bahan bambu dirakit di lokasi proyek. Selajutnya akan dilakukan poles menggunakan cairan anti noda sehingga bambu menjadi kuning keemasan dan bersih bebas noda.
Setelah bambu-bambu melewati tahapan demi tahapan proses, kemudian menjadi bangunan seperti yang anda lihat dalam gambar ini. Sangat indah dan menakjubkan.
Sebelum membangun rumah bambu terlebih dahulu kami menyiapkan maket bambu sebagai panduan teknisi kami dalam mengerjakan rumah bambu sesuai permintaan dari customer.














